KATA PENGANTAR
![]() |
ﺍﺷﻬﺪﺍﻥﻻﺍﻟﻪﺍﷲﻭﺍﺷﻬﺪﺍﻥﻤﺣﻤﺪﺍﺭﺴﻭﻝﷲ
Segala puji dan syukur penulis
panjatkan atas rahmat dan hidayah Allah swt sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah ini.
Shalawat dan salam semoga tetap
tercurahkan kepada junjungan kita nabi agung Muhammad saw yang senantiasa kita
nantikan syafa’atnya fi yaumil qiyamah. Amin.
Dengan terselesainya makalah ini,
penulis tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu Yusnani,
S.Ag;MPd.I selaku dosen pengampu mata kuliah Bahasa Arab dan kepada teman-teman
semua yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini.
Kiranya tiada lagi yang saya harapkan
pada semua pihak yang mengamati makalah ini, sudilah kiranya memberi
saran-saran untuk perbaikan makalah ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Amin . . .
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar .......................................................................................................... i
Daftar
Isi
...................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................... 1
A. Latar
Belakang Masalah...................................................................
1
B. Tujuan
Pembahasan.........................................................................
1
BAB II MU’TAL FA’ DAN
TASYRIFNYA .............................................................. 2
A. Pengertian Mu’tal Fa’........................................................................ 2
B. Pengertian Tasyrif.............................................................................. 2
BAB III PENUTUP .................................................................................................... 3
A. Kesimpulan.........................................................................................
3
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Perlu
diketahui mempelajari bahasa Arab (termasuk didalamnya ilmu nahwu dan ilmu
shoraf) hukumnya wajib. Karena mempelajari ilmu nahwu dan shoraf merupakan
sarana atau jembatan untuk dapat memahami kandungan Al-Qur’an yang berbahasa
Arab.
BAB II
MU’TAL FA’ DAN TASRIFNYA
A.
Mu’tal Fa’ dan
Tasrifnya
1.
Pengertian Mu’tal Fa’
Mu’tal Fa’
adalah fi’il Mu’tal yang Fa’ fi’ilnya berupa huruf ‘ilat. Mu’tal Fa’ disebut
juga Mu’tal ﺍﻟﻤﺛﺎﻝ (mitsal).
ﻧﺣﻭ :
ﻭﻋﺪ - ﻴﺴﺭ
- ﻴﻤﻥ
Fi’il Mu’tal
terdiri dari:
1) Mu’tal Fa’ ( ﺍﻟﻤﺛﺎﻝ )
2) Mu’tal ‘ain ( ﺍﺠﻭﺍﻑ )
3) Mu’tal
lam ( ﺍﻟﻧﺎﻗﺺ )
4) Mu’tal ‘ain
dan lam ( ﺍﻟﻟﻔﻴﻒﺍﻟﻤﺭﻭﻥ )
5) Mu’tal Fa’
dan lam ( ﺍﻟﻟﻔﻴﻒﺍﻟﻤﺭﻭ ﻕ )
B.
Pengertian
Tasrif
Tasrif secara
bahasa adalah perubahan, secara istilah yaitu: perubahan kalimat dari bentuk
satu kebentuk yang lain sesuai ma’na yang dikehendaki.
Untuk
menasrif perlu diketahui terlebih dahulu wazannya ( ﻭﺍﺯﻥ ). Wazan (ﻭﺍﺯﻥ ) yaitu: kalimat yang
digunakan untuk menimbang kalimat lain agar diketahui perubahannya. Untuk lebih
jelasnya simak contoh dibawah ini:
-
ﻓﻌﻞ - ﻴﻔﻌﻞ
- ﻓﻌﻼ -
ﻭﻤﻔﻌﻼ - ﻓﻌﻭ
- ﻓﺎﻋﻞ -
ﻭﺯﺍﻚ - ﻤﻔﻌﻭﻞ
- ﺍﻓﻌﻞ ﻻﺘﻔﻌﻞ - ﻤﻔﻌﻞ - ﻤﻔﻌﻞ
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Pembagian
mu’tal terdiri dari :
ﺍﻟﻤﺛﺎﻝ
ﺍﺠﻭﺍﻑ
ﺍﻟﻧﺎﻗﺺ
ﺍﻟﻟﻔﻴﻒﺍﻟﻤﺭﻭﻥ
ﺍﻟﻟﻔﻴﻒﺍﻟﻤﺭﻭ ﻕ
Pengertian
Tasrif menurut bahasa adalah perubahan, secara istilah yaitu: perubahan kalimat
dari bentuk satu kebentuk yang lain sesuai ma’na yang dikehendaki.
DAFTAR PUSTAKA
Anwar, H. Moch. 1987. Ilmu Shoraf Terjemahan Matan Kailani dan
Nazham Almaqsud Berikut Penjelasannya. Sinar Baru Bandung.
Dzul Qurnain. 1426 H Matan Al Ajurumiyah dan Amtsilah
Attasrifiyyah. Darul Hifdzi Assalafiyah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar